Larantuka, Jurnal Polri.com – Kapal Trans Fioreti yang hangus terbakar saat bongkar muatan di Pelabuhan Pelni Larantuka, api dengan cepat melahap seluruh badan kapal. Sampai saat ini pihak pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan api. Sementara otoritas pelabuhan belum memberikan keterangan kepada awak media.
Diketahui bahwa, Kapal transportir Bahan Bakar Minyak (BBM) antar pulau Trans Floreti 02 terbakar di Pelabuhan Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Larantuka, Kabupaten Flores Timur, sempat bikin geger warga yang penasaran dengan kepulan asap Menjulang tinggi puluhan meter. Hal ini pun menjadi tontonan warga di sepanjang jalan maupun di lokasi kejadian.
Kejadian terbakarnya kapal berbahan kayu ini terjadi, pada Sabtu 29 Maret 2025, sekira pukul 17.40 WITA. Saat proses bongkar muat. Informasi yang diperoleh bahwa tidak ada korban jiwa akibat insiden ini, Kapten kapal dan seluruh awak kapal dikabarkan berhasil menyelamatkan diri dari sergapan si jago merah.
Menurut keterangan saksi, saat bongkar pertalite, tiba-tiba saya dengar ada Anak Buah Kapal (ABK) yang berteriak dari badan kapal bagian kiri, katanya; percikan api berasal dari bawah kamar ABK
Keterangan lain menyebutkan, bahwa akibat luapan gas dari drum BBM yang diduga menjadi pemicu kebakaran. Satuan Polisi Pamong Praja, Unit Pemadam kebaran pun turun memadamkan kobaran api di kapal yang sudah menghanguskan badan kapal.
Hingga berita ini ditayangkan, wartawan media ini belum just mendapatkan informasi keterangan dari pihak Otoritas Shaybandar Larantuka.
Terkait penyebab utama kapal BBM ini bisa terbakar, kejadian kapal terbakar ini bukan yang pertama kali sebelumnya di tahun 2015 juga kapal BBM pernah terbakar dan menewaskan dua orang ABK.
Jurnalis / Dhika Ahmad M
