Koloborasi Remaja Mesjid, Organisasi Mahasiswa Katholik ,Gerakan 08 Syukuran Disahkannya UUD TNI Gelar Aksi Sosial Berbagi Takjil

JP. PEMATANG SIANTAR-SUMATERA UTARA. JAM 21,00 Wib Dukungan terhadap revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) yang baru saja disahkan oleh DPR RI terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Di Kota Pematangsiantar, sejumlah warga bersama organisasi masyarakat melancarkan aksi simpatik berupa pembagian takjil kepada pengguna jalan sebagai bentuk apresiasi terhadap kebijakan strategis tersebut, Kamis (27/3).

Desi Sinaga salah satu ketua penggerak organisasi Mahasiswa Kristen Katolik memberikan kegiatan membagi takjil atas syukuran disahkan UUD TNI semoga TNI semakin jaya..jaya bersama rakyat.

Menurut mereka, revisi UU TNI merupakan langkah penting dalam memperkuat peran TNI untuk menjaga stabilitas nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan prajurit.

“Hal yang sama disampaikan ketua Gerakan Ekonomi Kreatif 08 Sumatera Utara yang dipimpin oleh Ketua Torop Sihombing dan Sekretaris Veri Simarmata”Kami sepenuhnya mendukung UU TNI yang telah disahkan karena ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pertahanan negara serta memberikan manfaat bagi seluruh elemen masyarakat,” ujar Ketua Torop Sihombing.

Toga Torop juga mengajak masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu negatif yang menyebutkan bahwa Indonesia dalam keadaan gelap. “Kita harus tetap optimis dan percaya bahwa negara ini semakin kuat. Tentara dan rakyat bersatu untuk menjaga kedaulatan dan keamanan Indonesia,” ujarnya.

Sekretaris GERAK 08 Sumut, Fery Simarmata, menegaskan bahwa pihaknya mendukung sepenuhnya Undang-Undang Dasar (UUD) dan revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI), khususnya Pasal 53. “Pesan UUD sudah diketok, dan kita mendukung sepenuhnya. TNI bukan untuk Dwi Fungsi, tetapi untuk memperkuat pertahanan nasional,” tegasnya

“TNI adalah pilar penting dalam kehidupan berbangsa. Dukungan masyarakat terhadap UU ini menunjukkan bahwa TNI tetap dipercaya sebagai institusi yang melindungi rakyat,” tambah Veri Simarmata.

Tak hanya menyuarakan dukungan, aksi sosial ini juga menyemarakkan nuansa kepedulian di bulan Ramadan. Para peserta aksi dengan antusias membagikan takjil kepada pengendara dan pejalan kaki menjelang waktu berbuka, yang langsung mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kami tidak hanya peduli dengan isu nasional, tetapi juga dengan sesama, khususnya di bulan yang penuh berkah ini,” ujar salah satu remaja mesjid Raya kota Pematangsiantar.

Respons positif dari warga menegaskan bahwa revisi UU TNI dipandang sebagai upaya strategis untuk memperkuat pertahanan negara sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi militer. masyarakat Pematangsiantar berharap kebijakan ini akan membawa manfaat besar bagi keamanan dan kedaulatan bangsa.(Tim)