JURNALPOLRI.COM, Jakarta – Mudik Lebaran 1446 H kali ini meninggalkan kesan berbeda bagi masyarakat. Tak hanya lebih lancar, perjalanan pulang kampung juga terasa lebih nyaman.
Hal ini mendapat apresiasi langsung dari Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, yang menilai Polri telah menjalankan tugasnya dengan sangat baik.
“Mudik tahun ini rasanya lebih lancar ya,” ujar Bima Arya kepada wartawan, Rabu (2/4/2025).
Ia menyoroti dua faktor utama yang berkontribusi terhadap kelancaran arus mudik tahun ini.
Pertama, kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah, memungkinkan pemudik memiliki fleksibilitas waktu perjalanan, sehingga tidak menumpuk di satu periode tertentu.
Kedua, strategi rekayasa lalu lintas yang diterapkan Polri, yang menurutnya sangat inovatif dan efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan.
“Karena WFA ini kelihatannya efektif, jadi mudiknya bertahap. Kemudian teman-teman kepolisian membuat rekayasa lalin yang inovatif juga,” ungkapnya.
Selain peran Polri, Wamendagri juga menyoroti pentingnya koordinasi yang baik antara kepala daerah dan pemerintah pusat dalam memastikan kelancaran mudik.
Menurutnya, sinergi ini menjadi kunci utama dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman bagi jutaan pemudik.
“Apresiasi juga untuk koordinasi yang terjalin baik antara pemerintah daerah dan pusat. Ini penting agar semua aspek mudik bisa berjalan optimal,” tambahnya.
Kelancaran arus mudik kali ini memberikan harapan baru bahwa sistem pengelolaan transportasi saat libur besar dapat terus ditingkatkan di masa depan.
Dengan inovasi kebijakan seperti WFA dan strategi rekayasa lalu lintas yang matang, mudik yang aman dan nyaman bukan lagi sekadar impian. (*)
(Reporter: Iwan)
